Categories
Rumah

SLOOF GANTUNG, SOLUSI HEMAT

Untuk menghemat waktu dan biaya saat membangun fondasi, ada rekayasa struktur yang bisa dilakukan. Ketika membangun sebuah fondasi rumah sederhana. Umumnya ada 3 langkah yang harus di lakukan, yaitu menggali, membangun fondasi, dan mengurug tanah kembali. Lama waktu pengerjaan bergantung pada volume galian dan fondasi yang dibangun. Sebuah rumah sederhana, 1 hingga 2 lantai, biasanya menggunakan 2 jenis fondasi. Pertama, fondasi setempat berupa fondasi telapak dengan beton bertulang. Fondasi ini berfungsi sebagai penyangga utama struktur rangka, kolom, dan balok beton. Kedua, fondasi menerus berupa batu kali. Fondasi ini berfungsi sebagai penyangga beban melintang dari tembok dan balok sloof. Karena dianggap tak e? sien waktu dan biaya, beberapa kontraktor memodi? kasi fondasi dengan menghilangkan fondasi menerus sebagai penyangga. Pembebanan rumah langsung bertumpu pada fondasi setempat.

Baca Juga : Jual Genset Jakarta

Sistem ini disebut sloof gantung. “Karena tidak ada fondasi batu kali, maka sloof menjadi lebih besar dan tebal. Yang awalnya berukuran 15 cm x 20 cm menjadi 25 cm x 40 cm. Pembebanan dinding langsung bertumpu ke sloof dan dialirkan langsung ke fondasi setempat,” tutur Teky Kodiasdinata. Dengan tidak adanya fondasi batu kali, maka volume galian menjadi berkurang. Waktu untuk menggali dan mengurug tanah kembali menjadi minim. Waktu dan biaya untuk pemasangan fondasi batu kali lebih e? sien. Namun, berkurangnya fondasi kali juga berimbas pada bertambahnya volume balok sloof. Bertambahnya volume sloof bertujuan meningkatkan daya dukung sloof terhadap beban dinding. “Kalau saya sekarang cenderung menggunakan sistem sloof gantung. Karena secara waktu dan volume pekerjaan berkurang. Secara biaya juga bisa lebih e? sien dibanding mengunakan fondasi batu kali,” tutup Teky.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *